-->
BADAN HUKUM " PT METRO MEDIA INDONESIA >>> AKT NO.13 TGL. 21-08-2018 SK. KEMENKUMHAM RI NO.AHU-0040828.AH.01.01. TGL. 29-08-2018 >>> Alamat Kantor Redaksi Jalan Yusuf Kallah No 31 Makassar


Senin, Maret 31, 2025

WBP Lapas IIA Parepare Melaksanakan Sholat Idul Fitri 01 Syawal 1446 H Penuh Khidmat.

METRO ONLINE PARE-PARE -- Kegiatan Sholat Idul Fitri 1446 H / 2025 M dilaksanakan di halaman Lapas IIA Parepare dengan diikuti oleh seluruh petugas dan warga binaan yang beragama Islam dengan penuh khidmat dan bahagia. Senin (31/03/2025).

Bertindak sebagai imam dan khatib Sholat Idul Fitri 1446 H Ustadz Andi Farief Tenrigau,S.Kom.M.IT dari Kantor Kementerian Agama Kota Parepare yang menyampaikan khutbah dengan tema "Kembali Kepada Fitrah."

Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk kembali kepada fitrah, yaitu kesucian hati dan jiwa. Fitrah adalah potensi dasar manusia untuk berbuat baik, jujur, dan adil. Selama bulan Ramadhan, kita telah berusaha membersihkan diri dari dosa dan kesalahan, sehingga diharapkan kita dapat kembali kepada fitrah yang sejati. Ustadz Andi Farief Tenrigau,S.Kom.M.IT mengajak seluruh jemaah Sholat Id saling mengasihi dan menyayangi sesama. Idul Fitri menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan saling memaafkan dan kembali ke jalan yang Lurus. Karena fitrah manusia adalah selalu ingin berbuat baik dan menjauhi keburukan. Idul fitri menjadi pengingat untuk selalu berada di jalan yang lurus sesuai dengan ajaran Islam.

Kalapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH dalam sambutannya  menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan dan program pembinaan selama bulan Ramadhan 1446 H sampai dengan pelaksanaan Sholat Idul Fitri 01 Syawal 1446 H. 

"Kami selaku orang tua mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan seluruh kegiatan dan program-program pembinaan selama bulan Ramadhan 1446 H sampai dengan pelaksanaan Sholat Idul Fitri 01 Syawal 1446 H dengan sangat baik dan sempurna," ucapnya.

Kalapas juga menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 H / 2025 M dan permohonan maaf kepada seluruh jamaah sholat id yang hadir bersama hari ini. Kalapas juga memberikan ucapan selamat kepada warga binaan yang memperoleh Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri. Remisi merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah atas keaktifan para narapidana dalam mengikuti berbagai program pembinaan dan kepatuhan para narapidana terhadap tata tertib yang berlaku di Lapas. 

"Kami ucapkan selamat kepada warga binaan yang memperoleh Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri semoga memberikan kebahagiaan," ucapnya kembali.

Acara dilanjutkan dengan Penyerahan SK Menteri Imigrasi Dan Pemasyarakatan RI Tentang Remisi Khusus Hari Raya kepada perwakilan Narapidana. 

Kepala Lapas Kelas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH menyampaikan bahwa seluruh narapidana yang menerima Remisi Khusus telah memenuhi syarat administratif maupun substantif.

“Seluruh narapidana yang mendapatkan Remisi Khusus ini telah memenuhi persyaratan administrasi dan substantif. Secara administratif, mereka telah terdaftar dalam Sistem Database Pemasyarakatan, sementara syarat substantif mencakup kewajiban mengikuti program pembinaan secara bertahap dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga mengimbau agar para WBP yang belum mendapatkan remisi tetap bersabar dan terus berperilaku baik serta rajin mengikuti seluruh program pembinaan yang telah disiapkan.

Adapun rincian Remisi Khusus yang diberikan kepada narapidana Lapas Kelas IIA Parepare pada peringatan hari raya Idul Fitri Tahun 2025 sebanyak 317 orang narapidana terdiri dari 312 orang narapidana pria dan 5 orang narapidana perempuan. 

Dengan adanya pemberian remisi ini, diharapkan para WBP dapat lebih termotivasi untuk terus berperilaku baik, mengikuti program pembinaan dengan tekun, serta siap untuk kembali menjadi anggota masyarakat yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidananya.

Selanjutnya Lapas IIA Parepare membuka layanan kunjungan tatap muka bagi WBP selama Hari Raya Idul Fitri 01 Syawal 1446 H. Kunjungan tatap muka serta penitipan barang dan makanan khusus Hari Raya Idul Fitri 1446 H mulai dari tanggal 31 Maret 2025 hingga 03 April 2025. Adapun layanan ini dibagi menjadi dua sesi yaitu sesi pagi dan siang, dimana sesi pagi dibuka pukul 09.00 Wita sampai 12.00 Wita, sedangkan sesi siang dibuka pada pukul 13.30 sampai 16.30 Wita. Pemberian layanan kunjungan selama Hari Raya Idul Fitri 1446 H diharapkan membawa suasana haru dan bahagia kepada keluarga pada saat bertemu dengan warga binaan yang berada di dalam Lapas dan dapat bercengkrama secara langsung serta berbagi cerita dan tawa dihari yang penuh kemenangan itu. Diharapkan juga warga binaan bisa bersyukur dapat berkumpul bersama keluarga mereka dan saling bersilaturahmi serta memanfaatkan waktu kunjungan dengan sangat baik. Sehingga warga binaan merasa tenang selama menjalani masa tahanan dan pidananya sampai dengan bebas nantinya.

Kepala Lapas IIA Parepare beserta seluruh jajaran mengucapkan : 

"Selamat Idul Fitri

1 Syawal 1446 H /2025 M."


Mohon Maaf Lahir dan Batin atas segala kekhilafan dan kesalahan.


Editor : Muh Sain 

WBP lapas kelas IIB Tolitoli Laksanakan Salat Tarawih berjamaah di malam terakhir bulan ramadhan dengan Khidmat

METRO ONLINE Tolitoli, 29 Maret  2025– Suasana khidmat menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli saat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melaksanakan salat Tarawih malam terakhir bulan Ramadan tahun ini.

Kegiatan ibadah yang berlangsung di masjid darul hisab dalam lapas ini diikuti oleh para WBP dengan penuh kekhusyukan. Salat Tarawih dipimpin oleh imam Ashar selaku ka.kplp di lapas kelas IIB Tolitoli,sekaligus sebagai ketua takmir masjid darul hisab di Lapas Kelas IIB Tolitoli.

Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, menyampaikan bahwa kegiatan ibadah selama Ramadan, termasuk salat Tarawih dan tadarus Al-Qur'an, merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan bagi para WBP. “Kami berharap dengan adanya pembinaan ini, para WBP dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah dan menjadi pribadi yang lebih baik setelah menjalani masa pembinaan di sini,” ujarnya.

Selain salat Tarawih, para WBP juga telah mengikuti berbagai kegiatan keagamaan selama Ramadan, seperti tadarus Al-Qur’an, tausiyah, serta kajian keislaman yang bertujuan memperdalam pemahaman agama mereka.

kegiatan ini,sesuai dengan Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulteng, Bapak Bagus Kurniawan dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Bapak Agus Andrianto dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.

Dengan berakhirnya salat Tarawih malam terakhir, para WBP di Lapas Kelas IIB Tolitoli bersiap menyambut Hari Raya Idulfitri dengan penuh harapan dan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.


Editor Muh Sain 

Gema Takbir Terus Berkumandang, dengan Penuh Khidmat Lapas Tolitoli Gelar Sholat Idul Fitri 1446 H

METRO ONLINE Tolitoli – Suasana khidmat menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli saat gema takbir terus berkumandang menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Dengan penuh kekhusyukan, warga binaan pemasyarakatan bersama pegawai dan keluarga pegawai Lapas Tolitoli melaksanakan Sholat Idul Fitri 1446 H. Senin, (31/03/2025).

Kegiatan ibadah yang berlangsung di lapangan blok hunian Lapas Tolitoli ini dipimpin oleh Ust. Bahrir, S.Pd.I., M.Pd.I yang bertindak sebagai imam dan khatib. Para warga binaan tampak antusias mengikuti rangkaian sholat dan khutbah dengan tertib.

Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Muhammad Ishak, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Idul Fitri ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan yang rutin dilakukan di lapas.

“Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang sangat dinantikan, termasuk bagi warga binaan. Kami berupaya memberikan suasana yang penuh makna agar mereka tetap bisa merasakan kebersamaan dan kekhusyukan dalam beribadah meski berada di dalam lapas,” ujar Muhammad Ishak.

Suasana haru dan kebersamaan begitu terasa, mencerminkan semangat Idul Fitri yang penuh makna. Selanjutnya Lapas Tolitoli membuka layanan kunjungan untuk memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk bersilaturahmi dengan keluarganya.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut Lapas Tolitoli atas sapta arahan Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Bapak Bagus Kurniawan yaitu untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, WBP dan keluarganya dengan baik, ramah, tanpa pungli, diskriminasi dan korupsi.  Sapta Arahan Bapak Kakanwil tersebut merupakan dukungan terhadap 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Bapak Agus Andrianto dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri di Lapas Tolitoli ini diharapkan dapat memberikan ketenangan batin bagi warga binaan serta memperkuat nilai-nilai spiritual selama menjalani masa pembinaan.


Editor : Muh Sain 

Kapolres Maros Bersama Forkopimda Kunjungi Pos Mudik

METRO ONLINE Maros - Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Maros melakukan kunjungan ke berbagai pos mudik yang ada di Maros.

"Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025," ujar Kapolres Maros, Ahad (30/3/2025).

Kegiatan dimulai dengan kunjungan ke Posko Mudik Banser yang terletak di Kecamatan Simbang.

Kapolres dan Forkopimda disambut oleh Ketua Banser Kabupaten Maros yang memberikan informasi tentang kesiapan mereka dalam melayani arus mudik.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengapresiasi peran aktif Banser dalam mendukung kelancaran mudik dan memastikan keamanan para pemudik.

Selanjutnya, rombongan menuju Posko Mudik PMI yang juga berfungsi sebagai tempat penyediaan layanan kesehatan bagi para pemudik.

Di sana, Kapolres dan Forkopimda memantau layanan medis yang disediakan oleh PMI.

Kapolres mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah perjalanan jauh dan memastikan layanan medis dapat diakses dengan mudah oleh pemudik.

Kunjungan ditutup di Pos Terpadu Grandmall, yang merupakan posko utama di Maros. Pos ini menjadi pusat komunikasi, koordinasi, kendali dan informasi (K3I) Operasi Ketupat 2025.

Sementara itu, Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam mengatakan bahwa ia bersama jajaran Forkopimda turun langsung melihat posko-posko mudik yang ada di Kabupaten Maros.

"Kami dari seluruh Forkopimda, dari Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, Danyon Arhanud, Ketua DPRD, semuanya lengkap, kita turun bersama-sama memantau posko-posko yang ada di Kabupaten Maros," ungkapnya.

"Kita ada enam Pospam (Pos Pengamanan) dan pos-pos dari instansi terkait, seperti tadi kita dari Posko Banser, Posko PMI, dan beberapa rest area," lanjutnya.

Bupati Maros, berharap semoga di malam takbiran ini semuanya berjalan lancar hingga pelaksanaan shalat Idul Fitri pada esok harinya.

"Mudah-mudahan di malam takbiran ini, arus mudik lancar, dan kita bisa melaksanakan shalat idul Fitri besok dengan baik," tuturnya.


Editor : Sain

Minggu, Maret 30, 2025

Dibalik Jeruji Besi, WBP Lapas IIA Parepare Beserta Kalapas Khatamankan 30 Juz Al-Qur'an Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

METRO ONLINE PARE-PARE -- Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengadakan kegiatan Khataman Al-Qur'an di Masjid At-taubah Lapas IIA Parepare sebagai pertanda bahwa kegiatan Tadarus (Khatam) Al-Qur'an telah mampu menyelesaikan 30 juz selama Bulan Suci Ramadhan 1446 H/2025 M malam ini, Sabtu (29/03/2025).

Kegiatan rutin yang diselenggarakan setelah Sholat Tarawih berjamaah ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas IIA Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH beserta petugas dan para santri (WBP) Lapas IIA Parepare dengan suasana yang sederhana namun penuh khidmat dengan mengedepankan pembinaan humanis dan penerapan komunikasi budaya 3S (Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge) adalah sebuah filsafah masyarakat bugis yang merupakan kearifan lokal yang memiliki sebuah arti saling menghormati, saling menghargai dan saling mengingatkan.

"Saya berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas dan WBP atas ketekunan dan kedisplinan membaca Kitab Suci Al-Qur'an sehingga mampu Khatam sesuai dengan rencana program One Day One Juz (ODOJ) yaitu pada malam ke-30 di bulan suci Ramadhan 1446 H ini yang kebetulan bertepatan pula dengan 10 malam terakhir," Ungkap Kalapas.

Totok Budiyanto juga berpesan kepada seluruh petugas dan WBP yang hadir bahwa apa yang telah dilakukan ini bisa dilanjutkan terus setelah bulan Ramadhan hingga mencapai sekali atau bahkan dua kali khatam.

"Adalah hal yang sangat positif dari apa yang telah WBP lakukan dalam mengisi bulan suci Ramadhan ini dengan berbagai amalan ibadah diantaranya kegiatan gemar dan tekun membaca Al-Qur'an walaupun berada didalam tembok penjara," Ucapnya.

Ditambahkannya pula bahwa semoga apa yang kita lakukan bersama dapat dilandasi dengan niat yang tulus dan ikhlas demi mengharap Ridho dari Allah SWT serta yang paling penting adalah dapat dilakukan secara istiqomah baik selama menjalani pidana dibalik jeruji besi Lapas IIA Parepare maupun setelah selesai menjalani masa pidana nanti.

Kepala Lapas IIA Parepare kembali menegaskan bahwa pada malam ke-30 Ramadhan ini, tepat kita mengkhatamkan Al-Qur'an secara bersama-sama sesuai dengan target yang sudah direncanakan.

"Malam ini tepatnya sesuai dengan target 1 malam 1 Juz (One Day One Juz, dan tepat pada malam ke-30 Ramadhan ini kita mengkhatamkan Al-Qur'an bersama teman-teman warga binaan Lapas IIA Parepare" tegasnya.

Khatam Al-Qur'an 30 juz memiliki manfaat dan tujuan, di antaranya untuk meningkatkan pemahaman agama, memperkuat ikatan sosial, dan meraih pahala. Lebih rinci manfaat Khatam Al-Qur'an 30 juz adalah mendapatkan syafaat pada hari kiamat, mendapatkan ketenangan jiwa,

mendapatkan rahmat dari Allah SWT, doa dikabulkan, amalan yang paling dicintai Allah SWT, memperkuat ikatan sosial dan spiritual,

membangun karakter diri yang lebih baik dan religius, membantu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendapatkan pahala berlipat ganda. Sedangkan tujuannya adalah ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, memotivasi umat Islam lainnya, mengukur kemampuan diri dalam membaca Al-Qur'an dan membiasakan diri membaca Al-Qur'an. 

Kepala Lapas IIA Parepare berkomitmen selama menjalani masa pidana WBP diberikan ruang, tempat dan waktu untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing. Juga terus mendukung terhadap peningkatan kualitas keagamaan bagi WBP sesuai dengan yang diamanatkan oleh UU RI No 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan utamanya terkait dengan mental kerohanian WBP. Juga berdasarkan Pasal 29 UUD 1945 pada Ayat (1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa, Ayat (2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.


Editor : Muh Sain 

© Copyright 2019 METRO ONLINE | All Right Reserved